Showing posts with label PUISI. Show all posts
Showing posts with label PUISI. Show all posts

Saturday, 28 November 2015

SINOPSIS 1

Unknown     23:48    

"Rindu mencipta kabut segala padamu"
Seperti orang bodoh, kulantunkan pula gemuruh ini
Membersamai jangkrik dan serangga malam memulai dzikir kesekian
-Inni dha'ifun-Allahumma-Allahumma-

Dzikirku tak sama dengan mereka
Dzikirku adalah dirimu yang menjelma insomnia tiap malam
Jangkrik, belalang ataupun serangga malam tak ada yang paham
Sebab rinduku sedalam malam
Sedalam mimpiku yang tak pernah pejam

NAFAS LAUT

Unknown     23:43    

Aku sengaja menyelami mu
Agar basahku sempurna
Sambil menyusuri kedalamanmu

Suatu dasar laut yang tenang
Yang tak pernah surut ataupun pasang
Surga ikan-ikan dan batu karang

Tuesday, 20 October 2015

Fajar Menyadarkan Ku

Unknown     23:58    
Dengan lelap yang tak ingin aku lewati
Hayatkan durasi masalah yang baru saja aku sudahi
Melintas hayalkan diri yang tak rasional untuk kalangan hawa
Bukan masalah dengan ocehannya
TakKan gugahkan hati olehnya air yang selalu basahiku
Kendati aku telah kotor di retorika mereka
Bak anak kecil biarkan nasehat
Kini tak ada yang bisa patahkan sayapku
Tuk hentikan petualanganku dengannya

Sahabat

Unknown     23:45    


Inilah kami . . .
Yang menghargai satu sama lain . . .
Itulah kami  . . .
Yang saling terima apa adanya . . .
Di saat ku bersedih . . .
Kau datang membawa ceria . . .
Kita bagaikan sinar mentari  . . .
Yang menyinari satu sama lain . . .
Dalam suka maupun duka . . .
Kita akan selalu bersama . . .
Saat aku bersamanya
Saat bercanda tawa
Saat bersamanya
Semua telah tiada

Saturday, 11 April 2015

Jiwa Yang Malang

Unknown     20:11    
JIWA YG MALANG
*21, o1, 2013*
Semi yg baru dirasa
Menjadi kemarau
Melayukan kuncup dlm kekeringan.
Daun daun gugur masa remaja
Melepas perjalanan
Dalam masa masa perjuangan.
Getir jiwa melangkah
Saat semipun kian gugur
Hanya meninggalkan jiwa keronta
Tanpa basuh bening yg selalu tegar.
Betapa jiwa rindu akan sejuk penuh ketulusan
Saat abat demi abat
Embunpun enyah
Tanpa labuh pada buana jiwa,
Hingga airmata terasa menemukan
Lembahx untuk mengalir.
Sungguh jiwa yg malang.....
Yang hanya mampu menghampar tanganx
Meminta gaduh redam
Saat hari demi hari hanya terlewati
Dengan lara yg menjadi sukma.


penulis dari komunikasi fakultas sosial politik

Kabut Malam

Unknown     20:04    

Di ujung malam bersisian gundah
Aku masih saja menggumuli pekat
Dalam buaian desir lewat terpasang angin
Kesunyian pun kian menampar hati.
Sementara gerimis mulai meluruh jatuh
Rintiknya menghantar irama sendu dikedalaman khayal.
Dimana malam ini kau berlabuh?
Lelapkah dalam buaian mimpi?
Atau tengah menekuri cakrawala
Seperti dulu biasa kita lakukan berdua?
Meradang aku lantaran tiadamu
Pekik hati seperti tak lagi miliki makna.
Maka jangan biarkan aku sendiri,
Sebab aku terbiasa denganmu.
Maka jangan biarkan gelap menguasai,
Sebab aku serasa mati…


penulis dari jurusan komunukasi fakultas sosial politik

Friday, 20 March 2015

Rindu Dalam Pagi

Unknown     19:33    


Hilang fajar tumbuh mentari
terpetik jam terkelupas waktu
duduk sepi menatap mentari
menghitung jari kpapan kau kembali

Sorut mata dalam kedipan
Menatap jalan takberpenghuni
Sepi suram relung hati
Tanpa umbaran kau dalam pagi.
nafas hilang terhempas angin,
suram reduk mimpi terang

Wednesday, 24 July 2013

PUISI

Unknown     14:12    

Puisi Imam J. Larat


KINI

Kini,
Aku sudah terbiasa sepi
Menyanyi dalam hati
Iri dan dengki pada diri sendiri
Karena kekasihku telah mati

Lumat-lumat terbius derik dalam kualat
Seirama dengan cambuk
Sehati dengan panas
Sejiwa dengan kekonyolan
Lalu mati dengan angan-angan

Monday, 17 June 2013

Nyanyian Penghantar Tidurmu

Unknown     22:56    
Lelaplah tidurmu malam ini,
Kulantunkan lagu indah temani mimpimu
Lelaplah engkau bersama rembulan
Pejamkan matamu duhai, sayang
Dekaplah namaku sebelum matamu terpejam
Nyalakan bayangmu tentangku
Kenanglah diriku
Aku akan datang bersama taburan cahaya bintang
Hiaskan kasih sayang
Hilangkan sejuta luka melanda,
Tidurlah sayang dalam pelukan..


oleh: nikris riviansyah

Pantura

Unknown     22:49    
Angin sepoi kelam berhembus
Bertabur damai
Membius lelap pandanganku 
Ruah riuh debur ombak berlagu
Mungkin inilah instrumen kehidupan
Pasir putih dalam kabut berterbangan
Seakan menuaikan canda saling berkejaran
Sorak riuh dalam teriakan ramai
Inilah alam pantai lombang
Susunan kataku bentuk puisi
Bahasa nyata dalam imaji
Di antara rerumpunan cemara hijau
Kutulis sajakku diam-diam
Khayalku menyatu melukis alam
Rasaku larut terhipnotis pemandangan
Aku bagai menendangkan lagu- lagu indah
bersama alunan kicauan burung
walau suaraku tak seindah suara daut 
yang bisa memberhentikan
desiran angin dan aliran air.
 
 
oleh: nikris riviansyah

PUISI IMAM J. LARAT

Unknown     22:38    


MEMINANGMU

Beberapa kata di mulutku tumpah
Menawar pekat dingin malam waktu ini
Senantiasa kutulis beribu-ribu sajak
Walau semuanya tak tuntas menjadi puisi
Setidaknya pengobat rindu kepadamu

Lewat labirin sunyi
Aku mulai ritualku yang sangsai tertindas duka
Membuka catatan pagi
Serta lukisan-lukisan Elang pembawa kabar

Sunday, 9 June 2013

Kaulah sang inspirator

Unknown     01:08    



Masa kecilku telah berlalu, aku seorang pemuda tangguh,kini telah lepas dari buaian sang ibu, duniaku dunia baru
Aku mengembara melintas dunia, diselah leburan pasir seorang nelayan bercerita tentang ganasnya ombak dilautan, para petapun begitu, bercerita tentang tentang sepi ditengah kesunyian
Nak, ganasnya kehidupan laksana angin topan menyapu reranting dan dadar-dadar  ditengah hutan. Aku bermimpi, aku terbang ditengah semaraknya saupan awan aku mengejar bintang, akan kupetik engkau agar dunia mencatat sejarah tentang mimpiku hingga aku turun melawan angin badai kugenggam deruh sawuh walau tak berlabuh. catatlah, mimpiku akan melukis sejarah dari darah juang dan tetesan air mata,

About us

Office : Jl. Telagawarna Blok D Nomer 2 Kelurahan Telogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Jawa Timur

Salam Redaksi

Kritik dan Saran Kami Sangat Mengharpkan dari Para Kader dan Pembaca, Agar Kedepannya Isi Maupun Conten Bisa Kami Sajikan Lebih Baik
© 2011-2014 MEDIA ONLINE "Ad-dakhil". Designed by Bloggertheme9. Powered by Blogger.