Sunday, 9 June 2013

Kaulah sang inspirator

Unknown     01:08    




Masa kecilku telah berlalu, aku seorang pemuda tangguh,kini telah lepas dari buaian sang ibu, duniaku dunia baru
Aku mengembara melintas dunia, diselah leburan pasir seorang nelayan bercerita tentang ganasnya ombak dilautan, para petapun begitu, bercerita tentang tentang sepi ditengah kesunyian
Nak, ganasnya kehidupan laksana angin topan menyapu reranting dan dadar-dadar  ditengah hutan. Aku bermimpi, aku terbang ditengah semaraknya saupan awan aku mengejar bintang, akan kupetik engkau agar dunia mencatat sejarah tentang mimpiku hingga aku turun melawan angin badai kugenggam deruh sawuh walau tak berlabuh. catatlah, mimpiku akan melukis sejarah dari darah juang dan tetesan air mata,

Akan ku tunggu engkau dalam alam lapis ketuju kutemukan angin badai tentang pesan seorang ibu, akan kucoba menata langkah mengepal tangan menyingsing baju disaat abu telah angus terbakar api kemarahan. Ibu aku sekarang tak lagi bermimipi izikan aku memakai zimat tali benang yang kau pasang di pinggangku dahulu akan  kusatukan bukit dan gunung  dalam tali pinggangku
Akan aku kembalikan tentang sejarah semut yang menaklukkan gajah, sebab logika dunia telah mengajariku bahwa tak ada yang tak mungkin saat nafas dan jantung masih berdetak,   umpama rembulan dan mentari yang selalu hadir bergantian yang menghadirkan paradigma siang dan malam
Pengambarannku, alam telah mengguruiku tentang makna dari sisihan detik hembus nafas yang tersisahkan.  Ombak yang berdebur,  angin yang berhembus, sinar yang bercahaya, ternyata lambang kehidupan tertanam rapat dari sketsa alam dalam setiap pandangan.

0 comments :

About us

Office : Jl. Telagawarna Blok D Nomer 2 Kelurahan Telogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Jawa Timur

Salam Redaksi

Kritik dan Saran Kami Sangat Mengharpkan dari Para Kader dan Pembaca, Agar Kedepannya Isi Maupun Conten Bisa Kami Sajikan Lebih Baik
© 2011-2014 MEDIA ONLINE "Ad-dakhil". Designed by Bloggertheme9. Powered by Blogger.