Bertabur damai
Membius lelap pandanganku
Ruah riuh debur ombak berlagu
Mungkin inilah instrumen kehidupan
Pasir putih dalam kabut berterbangan
Seakan menuaikan canda saling berkejaran
Susunan kataku bentuk puisi
Bahasa nyata dalam imaji
Di antara rerumpunan cemara hijau
Kutulis sajakku diam-diam
Khayalku menyatu melukis alam
Rasaku larut terhipnotis pemandangan
Aku bagai menendangkan lagu- lagu indah
bersama alunan kicauan burung
walau suaraku tak seindah suara daut
yang bisa memberhentikan
desiran angin dan aliran air.
walau suaraku tak seindah suara daut
yang bisa memberhentikan
desiran angin dan aliran air.
oleh: nikris riviansyah

0 comments :